5 dampak buruk yang akan anda rasakan ketika melewatkan sahur

5 dampak buruk yang akan anda rasakan ketika melewatkan sahur

Ketika melewatkan makan sahur, dampak buruk dapat anda rasakan saat berpuasa. Aktivitas makan sahur merupakan sunnah Rasulullah saat berpuasa. Makan sahur juga sangat penting untuk mengisi energi supaya bisa menjalani puasa seharian.

Terkadang orang sering terlambat untuk makan sahur bahkan ada juga yang sampai melewatkannya. Walaupun begitu puasa anda juga tetap sah tanpa makan sahur, ada beberapa konsekuensi yang akan muncul. Melewatkan makan sahur akan berdampak buruk serta mempengaruhi aktivitas selama berpuasa.

Aktivitas makan sahur merupakan pengganti sarapan selama anda berpuasa. Dengan makan sahur, tubuh anda akan memiliki cukup energi untuk beraktivitas serta menahan rasa lapar dan haus. Melewatkan makan sahur dapat mengakibatkan dampak buruk berupa masalah jangka pendek hingga panjang.

Berikut 5 dampak buruk yang akan anda rasakan ketika melewatkan sahur, simak ulasannya di bawah ini:


Dehidrasi


Hal buruk yang akan terjadi ketika anda melewatkan makan sahur yaitu dehidrasi. Ketika berpuasa, tubuh anda harus menahan rasa haus seharian.

Makan sahur sangat penting untuk mengisi cairan dalam tubuh, sehingga anda tidak cepat haus selama berpuasa. Melewatkan makan sahur akan membuat tubuh kekurangan cairan ketika berpuasa. Hal ini bisa memicu dehidrasi yang mengganggu serta mengacaukan metabolisme tubuh anda.

Tubuh manusia terdiri dari tiga perempat air. Dehidrasi dapat menyebabkan kekurangan energi, lemas, serta pusing. Gelaja pertama dehidrasi meliputi warna urin yang cenderung lebih gelap, turunnya produksi pada urin serta rasa haus.



Malnutrisi


Melewatkan makan sahur dapat mengakibatkan malnutrisi atau kekurangan gizi. Tubuh setiap harinya membutuhkan protein, vitamin serta mineral lainnya untuk bisa bekerja dengan baik. Tanpa makan sahur, tubuh anda akan kekurangan nutrisi yang di butuhkannya.

Jika seseorang mengalami malnutrisi dapat kekurangan mineral, vitamin serta zat-zat penting lainnya yang di butuhkan oleh tubuh untuk berfungsi. Malnutrisi dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, lehilangan lemak, massa otot, jaringan tubuh serta depresi.


Masalah lambung


Dampak melewatkan makan sahur dapat mengganggu pencernaan anda, khususnya lambung. Masalah ini dapat bertambah buruk bagi anda yang memiliki penyakit pada lambung seperti gerd atau tukak lambung.

Ketika anda melewatkan sahur, tubuh anda akan mengalami peningkatan keasaman. Tubuh akan melepaskan asam di perut untuk pencernaan ketika merasakan lapar serta membutuhkan makanan. Jika asam di lambung ini tidak memproses makanan dengan segera, maka ia akan naik ke atas perut, jantung hingga kerongkongan.


Pusing serta migrain


Makan sahur dapat menyeimbangkan kadar gula darah serta tekanan pada darah. Penurunan pada keduanya dapat berkontribusi pada munculnya pusing serta migrain. Risiko ini sangat sering terjadi karena sahur adalah pengganti sarapan selama anda menjalani puasa.

Melewatkan makan sahur akan memicu penurunan besar kadar gula darah. Kadar gula darah yang sangat rendah atau hipoglikemia bisa menyebabkan serangkaian gejala seperti pusing serta migrain.


Risiko kenaikan berat badan


Makan sahur adalah cara yang baik untuk mengisi hari anda dengan nutrisi serta menjaga gula darah agar tetap stabil. Saat melewatkan sahur, tubuh anda bisa merasa sangat lapar. Akibatnya ketika berbuka, anda bisa makan dalam jumlah yang tidak sedikit.

Semakin tinggi tingkat kelaparan, maka semakin banyak pula jumlah asupan makanan yang di butuhkan. Makanan yang di konsumsi juga biasanya merupakan makanan manis serta berkalori tinggi. Hal ini semua bisa mengakibatkan kenaikan berat badan yang tidak anda inginkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel