Penyebab gusi sering berdarah dan cara mencegahnya

Penyebab gusi sering berdarah dan cara mencegahnya


Masarief.com - Gusi yang sehat akan mempengaruhi kesehatan gigi serta mulut secara keseluruhan. Jika gusi sering berdarah bisa menjadi tanda bahwa adanya indikasi penyakit pada gusi tersebut, bahkan memungkinkan terkena kondisi gangguan yang lebih serius.

Gusi yang sering berdarah bisa diakibatkan oleh cara menyikat gigi yang terlalu keras atau salah. Jika kebiasaan ini terus berlanjut sangat berisiko gusi akan mudah luka dan berdarah. Tidak hanya itu, ada beberapa penyebab gusi yang berdarah yang harus anda ketahui.

Penyebab gusi sering berdarah


Tidak hanya cara menyikat gigi saja yang salah, gusi yang sering berdarah juga bisa diakibatkan:


Radang gusi


Penyebab gusi sering berdarah yang pertama adalah radang gusi. Pemicu yang sering muncul yaitu akibat menempelnya plak gigi pada gusi yang mengakibatkan radang gusi. Plak yang keras serta menumpuk akan membentuk karang pada gigi dan mengakibatkan peradangan digusi. Kalau sudah seperti ini, maka gusi akan mudah berdarah.


Periodontitis


Radang gusi yang tidak segera diobati, dapat meningkatkan risiko terjadinya periodontitis, yaitu infeksi serta peradangan pada gusi yang bisa merusak jaringan lunak serta tulang penyangga gigi. Gejala yang paling utama pada periodontitis adalah gusi yang kerap berdarah.



Kurangnya vitamin C dan K


Vitamin C sangat berfungsi untuk mempercepat penyembuhan luka serta memperkuat tulang. Sedangkan vitamin K berperan dalam memproses pembekuan darah. Jika tubuh kekurangan vitamin C dan K, akan memudahkan terjadinya pendarahan, termasuk pada gusi.


Leukemia


Gusi yang sering berdarah bisa menjadi salah satu tanda penyakit leukemia. Leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Penderita leukemia, sel-sel darah putih yang meningkat jumlahnya bisa menurunkan jumlah trombosit. Padahal trombosit sangat diperlukan untuk menghentikan pendarahan. Kondisi seperti ini membuat penderita leukemia sangat rentan mengalami gusi berdarah, mimisan, serta pendarahan lainnya.

Selain beberapa penyebab yang ada diatas, perubahan hormon selama kehamilan, kesalahan dalam memasang gigi palsu, diabetes, hemofilia, trombositopenia, flossing dengan cara yang tidak tepat dan mengkonsumsi pengencer darah juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gusi berdarah.


Cara mencegah gusi sering berdarah


Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk melakukan pencegahan pada gusi yang sering berdarah:

1. Gunakanlah sikat gigi yang berbulu halus dan iringi menyikat gigi secara berlahan. Usahan untuk sebisa mungkin melakukan flossing gigi dua kali dalam sehari untuk mencegah timbulnya plak pada gigi.

2. Gunakanlah obat kumur setiap hari. Dikarenakan hal ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab penyakit pada gusi. Hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol, karena dapat memperburuk keluhan pada penyakit gusi yang sering berdarah.

3. Cukupi kebutuhan cairan anda dengan meminum air putih 8 gelas setiap harinya. Ini dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi yang mengakibatkan pembentukan plak pada gigi.

4. Beri batasan mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin. Hal ini, dapat merusak gigi dan gusi.

5. Konsultasikan pada dokter gigi minimal 6 bulan sekali untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut yang terjaga dengan sangat baik akan mengurangi risiko terjadinya gusi berdarah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel