Penyebab bibir pecah-pecah dan kering, bagaimana cara mengatasinya ?

Penyebab bibir pecah-pecah dan kering, bagaimana cara mengatasinya ?

Masarief.com - Bibir kering dan pecah-pecah adalah kondisi yang sering terjadi. Semua orang rata-rata pasti pernah mengalaminya terutama jika anda memiliki jenis kulit kering.

Bibir kering dapat disebabkan dari beberapa macam faktor dan mudah ditangani dengan perawatan sederhana. Tetapi ada beberapa orang yang mungkin saja menderita bibir pecah-pecah dan kering akibat infeksi cheilitis. Cheilitis ditandai dengan kulit pecah-pecah yang terjadi disekitar sudut bibir.

Kenapa bibir bisa kering ?


Bibir mempunyai lapisan kulit yang sangatlah tipis serta transparan, disebut dengan stratum korneum. Warna kemerahan yang terdapat pada bibir diakibatkan dari kedekatan serta konsentrasi antara jarak oleh lapisan tersebut dengan pembuluh darah yang terdapat dibawahnya, yang memungkinkan warna bisa tampak terlihat sangat jelas.

Bibir tidak memiliki kelenjar minyak, lain halnya dengan kulit wajah. Alasan inilah yang membuat bibir sangat mudah kering serta retak. Kurangnya kelembaban yang menjadi penyebab paling umum dari bibir yang pecah-pecah dan kering entah dari segi pergantian cuaca atau kurangnya perawatan.

Tanda serta gejala bibir pecah-pecah meliputi: bersisik, mengelupas, retak, luka, kering dan berdarah.


Ada beberapa kebiasaan yang membuat bibir kering



Dehidrasi


Dehidrasi dapat mengacaukan keseimbangan mineral alami pada tubuh, hal ini dapat menyebabkan kerusakan tidak hanya sistem organ dalam tubuh tetapi juga dapat berdampak negatif pada kulit anda.

Dehidrasi dapat menimbulkan gejala seperti pusing, mulut dan bibir kering, sakit kepala, sembelit, penurunan produksi urin. Ada beberapa kasus dehidrasi yang parah, dehidrasi bisa menyebabkan tekanan darah rendah, jantung berdebar, demam dan nafas terasa lebih cepat.

Untuk menghindari dehidrasi, anda cukup untuk selalu mengingat untuk selalu minum 8-12 gelas air setiap harinya. Jika anda penderita diabetes atau seorang atlet minumlah lebih banyak cairan.


Menjilat bibir


Salah satu kebiasaan yang cenderung sering anda lakukan, tanpa sadar dan terus menerus, anda akan menjilati bibir saat kering. Walaupun hal ini bisa membuat bibir lembab sementara, tetapi air liur yang berpindah dari mulut lalu kebibir dapat menggerogoti lapisan kulit pada bibir yang tipis dan mengurangi kelembaban alaminya.

Air liur terdapat kandungan enzim yang memiliki fungsi dalam membantu mencerna makanan, bukan sebagai penyedia tambahan untuk kelembaban bagi bibir anda. Air liur yang terkena udara luar akan segera mengupat dengan cepat dan akan membuat kembali mengering serta mengelupas. Hal seperti inilah yang menyebabkan menjilat bibir menjadi kebiasaan yang berulang.

Solusi agar dapat menghentikan kebiasaan menjilat bibir ketika anda merasa bibir mulai mengering. Anda bisa mencoba menggunakan lipbalm dengan rasa yang aneh atau mengandung obat-obatan untuk membantu anda mengurangi kebiasaan ini.

Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya untuk alternatif lainnya. Lidah buaya mengandung obat penyembuh untuk memperbaiki struktur kulit bibir yang kering, rasa pahit yang ditimbulkan akan menjauhkan anda dari kebiasaan menjilat bibir.




Menggigit bibir


Kebiasaan anda menggigit bibir dapat disebabkan oleh rasa cemas serta gugup, sedang memfokuskan konsentrasi pada hal tertentu, atau hanya untuk menghadapi rasa bosan.

Tidak jauh beda dengan menjilat bibir, kebiasaan anda menggigit bibir juga dapat mengancam kesehatan bibir anda. Ketika anda menggigit bibir, gigi anda akan mengiritasi bibir, membuat lapisannya rusak dan retak, bahkan bisa jadi sampai berdarah.


Meminum terlalu banyak alkohol


Malnutrisi yang diakibatkan oleh alkohol adalah salah satu yang dapat menimbulkan bibir kering serta pecah-pecah. Jika anda mengkonsumsi alkohol secara berlebihan akan mengganggu proses berjalannya penyerapan vitamin didalam tubuh yang bisa mengakibatkan anda tidak dapat memenuhi asupan vitamin yang cukup.

Defisiensi vitamin B2 serta B6 bisa menimbulkan bibir pecah-pecah dan kering. Alkohol juga bisa menyebabkan dehidrasi. Untuk mengakalinya, cukup anda meminum 1-2 gelas air saat bangun pagi setelah anda mengkonsumsi alkohol dimalam harinya, serta selalu cukupi kebutuhan cairan anda sepanjang hari.


Makanan asin atau pedas


Apabila anda termasuk orang yang paling mudah mengalami bibir kering dan pecah-pecah, ada baiknya anda mencoba untuk mengurangi mengkonsumsi makanan yang asin.

Kandungan garam yang terdapat pada makanan asin kesukaan anda dapat mengiritasi kulit bibir dan bisa menyebabkan peradangan. Begitu juga dengan makanan pedas. Solusinya, anda bisa memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah yang dapat mengembalikan dan menyeimbangkan PH tubuh.


Ekspos matahari yang berlebihan


Terkena paparan sinar matahari secara berlebihan adalah salah satu penyebab timbulnya bibir kering dan pecah-pecah, bahkan ketika cuaca berawan dan mendung.

Anda bisa mengoleskan lipbalm yang mengandung minimal SPF15 setiap kali anda akan beraktivitas diluar ruangan. Pilihlah lipbalm yang mengandung zinc oxide, titanium dioxide atau avobenzone (butylmethoxydibenzoylmethane) sebagai pelindung UVA.

Kandungan lipbalm sendiri membantu melembabkan bibir, sementara itu properti pelindung sinar matahari yang terdapat didalam akan meminimalkan efek pengeringan bibir.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel