7 Penyebab bau mulut dan cara mengatasinya

7 Penyebab bau mulut dan cara mengatasinya


Masarief.com - Terkadang bau mulut di anggap suatu hal yang sepele, meski begitu bagi sebagian orang bau mulut dapat berdampak pada kepercayaan diri seseorang.

Tidak hanya itu, bau mulut juga dapat mengindikasikan berbagai gangguan kondisi kesehatan.

Embuskan nafas anda kedua telapak tangan lalu kemudian cium aromanya. Jika tercium bau, tenanglah, anda tidak sendirian. Dari beberapa sumber menyebutkan lebih dari 80 juta orang mengalami bau mulut kronis.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan bau mulut, berikut penyebab sekaligus tips cara mengatasinya.


Gosok gigi yang tidak tuntas


Kurangnya kebersihan gigi menjadi penyebab bau mulut. Sisa makanan yang terjebak di sela gigi serta gusi sehingga membuat bakteri bisa berkembang biak dengan mudah. Akibatnya, mereka menghasilkan gas yang menimbulkan bau seperti telur yang busuk.


Atasi bau tersebut dengan cara menggosok gigi secara teratur dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor serta rutin membersihkan gigi dengan benang (flossing). Tidak hanya gigi, lidah serta pipi bagian dalam juga perlu digosok. Sebuah studi menunjukkan bahwa menggosok kedua bagian ini dapat mengurangi jumlah bakteri.


Mengkonsumsi makanan serta minuman yang berbau tajam


Ada banyak makanan serta minuman yang bisa menimbulkan bau mulut contoh seperti: kopi, ikan, telur, bawang bombay, bawang putih, serta makanan pedas. Sederet makanan ini berkontribusi pada bau mulut sebab mereka bersifat melepas sulfur.

Permen mint dinilai bisa menutupi bau tak sedap ini. Tapi yang perlu anda ingat, bau yang berasal dari makanan serta minuman yang masuk kedalam tubuh dapat menempel pada sistem pencernaan atau peredaran darah. Gosok gigi pun bukan mejadi solusi yang tepat.

Sebut saja kandungan allil methyl sulfide pada bawang putih, bawang bombay, dan kopi yang dapat tinggal dalam aliran darah serta terlepas lewat nafas hingga 72 jam setelah di konsumsi.

Untuk melawannya, anda bisa mencoba mengkonsumsi makanan lain seperti lemon, sayuran, parsley, serta buah seperti wortel dan apel. Makanan ini akan membantu mendorong produksi air liur yang bersifat membilas mulut. Imbangi juga dengan mengkonsumsi air mineral yang cukup.


Asupan serba manis


Makanan serba manis memang bisa menjadi moodbooster ketika anda menghadapi hari-hari yang berat. Namun jenis makan ini pulalah yang membuat bakteri dalam mulut bersemangat, apalagi jenis makanan manis yang lengket seperti karamel serta permen.

Makanan jenis ini bisa menjadi makanan empuk bakteri. Kalau sudah seperti ini, bau mulut akan muncul dari gas yang di hasilkan oleh bakteri.

Jika rasa mengecap rasa manis tak tertahankan, beberapa ahli menyarankan untuk mengkonsumsi cokelat polos yang rendah akan kandungan gula serta cepat meleleh di mulut.


Diet rendah karbohidrat


Diet ketogenik yang mengharuskan anda berperang untuk mengurangi asupan karbohidrat serta menambah mengkonsumsi protein. Tubuh akan berada dalam kondisi ketosis, saat sistem memulai membakar lemak untuk menghasilkan energi.

Proses ini menciptakan produk yang di sebut keton. Jika tubuh memproduksi banyak keton, tidak ada pilihan lain bagi tubuh selain mengeluarkan keton melalui urine serta nafas yang bau.

Anda bisa mencoba mengatasinya dengan memperbanyak mengkonsumsi air mineral yang banyak untuk membilas keton dalam tubuh.


Mengorok


Ketika malam, produksi air liur berkurang drastis. Tidak heran jika nafas menjadi bau saat bangun tidur. Kondisi ini akan semakin parah jika anda memiliki kebiasaan mengorok atau bernafas lewat mulut yang disebut dengan istilah xerostomia.

Xerostomia atau kondisi mulut kering yang berpotensi radang tenggorokan, sulit berbicara, menelan, suara serak, bahkan perubahan pada indera pengecap.

Solusinya, atasi kebiasaan saat mengorok serta perbanyak konsumsi air putih. Tidak hanya itu, jaga kebersihan gigi dan mulut dengan menggosok gigi secara teratur.


Menjalani pengobatan tertentu


Salah satu hal yang menjadi penyebab bau mulut yang paling umum yaitu pengobatan untuk penyakit tertentu. Obat-obatan dapat membuat mulut menjadi kering serta berkontribusi pada bau mulut. Obat untuk penyakit seperti otot tegang, tekanan darah tinggi, depresi kerap membuat produksi pada air liur menurun.

Biasakan untuk mengecek terlebih dahulu efek samping pada obat yang anda konsumsi. Jika obat bisa mengakibatkan mulut kering, maka mintalah solusi dari dokter untuk mencarikan alternatif obat yang lainnya.


Mengkonsumsi tembakau


Kebiasaan anda merokok membuat asap rokok dapat menempel pada baju, barang bawaan anda bahkan nafas. Asap panas yang di hasilkan oleh rokok mampu menurunkan daya penciuman serta pengecap. Asap ini pulalah yang membuat mulut kering.

Hilangnya air liur yang di padukan dengan aroma tembakau menciptakan nafas yang bau khas perokok.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel